Senin, 29 Juni 2015

Jin botak di Cileduk perintahkan pelaku gorok leher sendiri setelah membunuh adiknya



Jin botak di Cileduk perintahkan pelaku gorok leher sendiri setelah membunuh adiknya


TANGERANG – Pembunuhan secara sadis di Jalan Masjid Al Baido, RT 03 RW 05, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, beberapa waktu lalu, akhirnya terungkap. Pelaku pembunuhan Putri Mariska Silaban (13) tak lain adalah kakak kandung sendiri yakni Muhamad Rizki Silaban (15).

"Dia akhirnya mengakui kalau dia adalah pelakunya. Tetapi, itu adalah suruhan Jin. Termasuk, dia mengaku menikam lehernya sendiri karena disuruh jin yang berciri-ciri badan besar, tegap, dan botak biolo," ungkap Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol A Pranoto, Sabtu (27/6/2015).

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan pelaku, jin tersebut mengancam akan menghabisi keluarga korban kalau perintahnya tak dilaksanakan. "Atas bisikan jin itu, Rizki membunuh adiknya dengan pisau dapur," terangnya.

Sebelumnya, polisi sempat menduga bahwa pelaku pembunuhan adalah Rizki yang merupakan kakak kandung korban. Dugaan polisi diperkuat berdasarkan hasil penyelidikan barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian.

"Itu tak hanya dari pengakuan pelaku, tapi dari bukti-bukti seperti pisau yang ada di lokasi setelah melalui hasil pemeriksaan diketahui terdapat kelenjar keringat tersangka Rizki," jelasnya.

Mengenai kejiwaan Rizki, Pranoto menjelaskan hasilnya belum selesai. "Masih menunggu, belum selesai hasilnya. Tetapi saat ditanya, dia selalu menjawab dengan normal," tuturnya.

Seperti diketahui, Putri Mariska Sakina ditemukan tewas dengan luka sayatan di leher. Peristiwa berdarah ini terjadi pada Minggu 7 Juni 2015 sekira pukul 15.30 WIB. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), kepolisian juga menemukan cairan yang diduga sperma di organ vital Putri serta bercak darah di payudara.

"Rupanya bukan sperma, setelah kita periksa DNA berkali kali‎ cairan itu, ternyata cairan milik perempuan, atau korban," katanya.

Sementara itu, tersangka akan dijerat Pasal 80 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pelaku diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. (fal)

Terikait : Heboh Jin Botak yang Bisa Perkosa dan Bunuh Gadis Ciledug

Sumber : okezone.news 

Jumat, 26 Juni 2015

Jembatan berhantu anjing


Jembatan berhantu anjing



BAKUL - Apa yang terlintas di benak Anda ketika melihat jembatan di dalam gambar di atas? Mungkin semuanya sepakat, jika jembatan tersebut dibangun cukup lama karena arsitekturnya. Lalu apakah ada yang aneh dari jembatan tersebut?

Mungkin bagi manusia yang melewatinya tidak akan merasakan apapaun, karena layaknya jembatan lain, yang satu ini juga tidak ada yang khas dan aneh. Tetapi apa jadinya jika peliharaan Anda yang melintas, seperti anjing.

Mungkin Anda akan terheran-heran. Karena jembatan ini bisa membuat anjing Anda bunuh diri. Jembatan Overtoun ini terbuat dari batu granit dengan gaya Victoria yang indah, dan melengkung di bagian bawahnya. Lalu apa yang menyebabkan anjing banyak yang buh diri?

Selama 70 tahun terakhir, lebih dari 600 anjing dari berbagai usia dan ras telah melompat ke batu bergerigi di bawahnya. Dan lebih dari 50 telah mati. Sisanya terluka parah.

Setiap kali ada anjing yang melompat, ceritanya selalu sama. Satu menit melintas, anjing tampak bahagia dengan menggoyang-goyangkan ekor dan dan mengendus, namun tidak lama mereka tiba-tiba melompat dari jembatan dan menuju bebatuan di bawahnya.

Dan setiap kali anjing melompat, persis dari tempat yang sama- antara dua dua pilar di salah satu sisi jembatan. Dalam kondisi cuaca yang sama yakni, cerah, saat siang hari.

Lebih aneh lagi, hampir semua anjing yang tewas adalah keturunan berhidung panjang--Labrador yang banyak digemari para Pangeran.

Selama beberapa dekade, rumor aneh telah tersebar, jika anjing-anjing ini telah kerasukan atau melihat hantu, hal ini terlihat dari perilaku anjing yang langsung tidak biasa, menurut sejarawan lokal dan para ilmuwan.

Lalu apakah anjing-anjing ini didorong oleh suatu kekuatan yang menakutkan? Apakah mereka tergoda ke dalam jurang berbatu dengan kekuatan tersembunyi? Apakah anjing bunuh diri?

Kali ini jembatan ini kembali berita. Karena Paul Owens, seorang guru agama dan filsafat dari Glasgow yang tumbuh di dekat daerah ini telah menulis sebuah buku, Overtoun Bridge, mengklaim bahwa di jembatan tersebut Bersemayam hantu Lady Overtoun, yang bertanggung jawab untuk semua kematian anjing.

Lady Overtoun adalah jandadari Baron Overtoun, seorang wanita yang sangat bermasalah, setelah kematian suaminya pada tahun 1908, ia keluar dari rumahnya di malam hari, dan sering melintasi jembatan mencari suaminya dengan kepedihan yang mendalam.

Selama bertahun-tahun, dia menjadi 'sosok putih tembus pandang' dan kerap terlihat di berbagai kesempatan. Dan pertanyaannya mengapa harus anjing yang melompat atau bunuh diri di jembatan tersebut?

Anjing adalah hewan yang supersensitif, mereka menangkap segala macam hal yang kita tidak bisa, Kemungkinan besar mereka melihat sosok hantu ini dan menarik mereka ke tepian sebelum akhirnya bunu diri.

Namun penjelasan yang paling rasional dan diterima secara luas adalah, penjelasan pada saat itu adalah ada aroma excretes di bawah jembatan, yang akan mendorong anjing menjadi gila. Aroma excretes memang digunakan sebagai obat alami untuk memberi rangsangan pada otak

"Mereka mencium bau bulu itu, pikir mereka bisa melompat dari jembatan ke tanah, dan pergi untuk itu," kata Stan Rawlinson, seorang ahli perilaku anjing yang telah mengunjungi jembatan berkali-kali.

Ini cocok katanya, dengan fakta bahwa hanya anjing berhidung panjang dengan reseptor bau yang lebih baik, kerap melompat dari jembatan itu biolo.

Namun ternyata, bukan hanya anjing saja yang pernah bunuh diri di jembatan tersebut, beberapa manusia pernah bunuh diri dan ada yang mencobanya namun berhasil diselamatkan.

Sumber : Viva

Rabu, 24 Juni 2015

Selesai Tarawih Punggung Jamaah Dibacok Tembus Paru-paru



Selesai Tarawih Punggung Jamaah Dibacok Tembus Paru-paru


Surabaya mengerikan terjadi di Jalan Kunti Gang Irawati, Surabaya, Senin malam lalu (22/6). Sahdi, 42, warga Tambak Gringsing Baru III, meregang nyawa setelah mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya di jalan tersebut. Dia menjadi korban pembacokan oleh tiga orang yang diduga adalah teman dekatnya. Dia tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19.30, bertepatan de­ngan usainya salat Ta­rawih. Sebenarnya, banyak warga yang mendengar kejadian itu lantaran pembaco­kaan tersebut terjadi hanya beberapa meter di sebelah kanan Musala Miftahul Jannaah di Kelu­rahan Sidotopo, Semampir. Tepatnya di depan rumah nomor 82 B.

Hanya, warga belum ngeh dengan peristiwa berdarah tersebut karena salat Tarawih memang tuntas seutuhnya. ”Saat itu, Tarawih sudah selesai. Pada saat kejadian, kami masih berdoa,” ungkap sa­lah satu perempuan, war­ ga setempat yang tidak mau disebutkan namanya.

Saksi mata lainnya yang juga tidak mau disebut na­manya mengutarakan bah­wa pembacokan tersebut berlangsung cepat. Me­nurut dia, saat itu, Sahdi juga baru selesai salat Tarawih di Musala Miftahul Jannaah.

Sepertinya, Sahdi pulang lebih cepat karena mengetahui telah ditunggu oleh orang yang tak lain adalah tiga pelaku tersebut. Ketika peristiwa itu terjadi, Sahdi juga masih menge­nakan sarung.

”Ketika kejadian terse­but, saya sedang duduk di teras rumah obat alami,” ujarnya. Dia mengatakan bahwa lokasi rumahnya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) pembacokan. Ha­nya, laki­laki itu tidak be­rani berbuat banyak karena takut menjadi sasa­ran amukan para pelaku. ”Sebetulnya, ada tukang becak yang sempat men­coba untuk memisahkan mereka. Tukang becak tersebut mendorong be­caknya ke arah mereka untuk memisah perke­lahian,” lanjutnya.

Hasilnya, hanya seben­tar pergumulan antara Sahdi dan tiga pelaku itu berhenti. Tak lama ke­mudian, para pelaku ma­lah melompati becak ter­sebut dan korban dibacok bertubi­tubi.

Lelaki ber­ kumis tipis itu menje­laskan, awalnya, tiga pe­laku mendatangi Sahdi. Salah satu di antara me­reka sudah membawa ce­lurit. Mulanya, mereka berbicara dengan suara keras. Lama­kelamaan, cekcok tak terhindarkan.

Menurut dia, sebelum dibacok, Sahdi memukul dahi salah satu pelaku. ”Setelah memukul, Sahdi mencoba kabur. Tapi, be­lum jauh, dia sudah diba­ cok dari belakang,” je­lasnya. Sahdi tersungkur. Momen itulah yang di­ manfaatkan para pelaku untuk melakukan pem­ bacokan kembali.

Setelah itu, Sahdi yang sudah ti­dak berdaya dihujani ba­cokan bertubi­tubi. ”Beri­kutnya, tiga pelaku ter­sebut kabur,” lanjutnya.

Kanitreskrim Polsek Semampir AKP Junaidi mengatakan bahwa polisi masih meminta keterangan beberapa saksi. Polisi be­ lum memastikan motif pembacokan itu. ”Kami ma­sih memeriksa keterangan para saksi,” ungkapnya.

Meski demikian, polisi sudah bergerak cepat. Ber­dasar keterangan saksi­ saksi itu, polisi kini me­ngamankan seorang pe­laku. Dia adalah AD alias Abdul, warga Jalan Sido­ topo Kidul, Surabaya.

Ber­dasarkan informasi, Abdul ditangkap saat pulang ke rumah aslinya di Desa Rabasan, Kecamatan Camplong, Sampang, Ma­dura. Abdul sudah dibawa di Polres Pelabuhan Tan­jung Perak. ”Kami masih memburu dua pelaku lain sekaligus mendalami motif pembunuhan tersebut,” jelas Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Aldy Sulaiman.

Di sisi lain, warga lain yang juga menjadi saksi kejadian itu mengatakan bahwa saat jamaah salat Tarawih keluar dari musala, Sahdi sudah ber­simbah darah. Warga me­nghubungi polisi. Setelah polisi datang ke TKP, Sahdi dievakuasi ke Rumah Sakit Al Irsyad di Jalan KH Mansyur, Surabaya.

Na­mun, Sahdi tewas dalam perjalanan. Selanjutnya, jenazah Sahdi dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk diotopsi. Berdasar hasil otopsi, Sahdi tewas setelah mendapat luka bacok di kaki sebelah kiri serta luka di punggung sedalam 10 sentimeter hingga tembus ke paru­-paru.

Sumber : JPNN

Kalau gadis berbikini jualan bubur


Ada banyak cara untuk mempromosikan sebuah restoran yang baru saja dibuka. Sebuah restoran penjual menu bubur di Shenyang, Provinsi Liaoning, Cina, memilih cara yang cukup ekstrem untuk memperkenalkan dagangannya kepada khalayak ramai.

Bukan dengan diskon atau promo beli satu porsi gratis satu porsi yang biasa dipakai restoran kebanyakan, restoran bubur ini mempekerjakan pelayan perempuan dan laki-laki yang berbusana tak lazim. Alih-alih mengenakan seragam bagus dan rapi, para pelayan didandani dengan pakaian minim.

Restoran ini memang benar-benar nekat. Bagaimana tidak, para pelayan perempuannya didandani dengan bikini super mini, sementara pelayan laki-lakinya diminta bertelanjang dada.

Restoran baru ini terletak di distrik Tiexi, Kota Shenyang. Menu andalan mereka adalah bubur (biolo pelangsing / Shanghaiist)

Selasa, 23 Juni 2015

Heboh Jin Botak yang Bisa Perkosa dan Bunuh Gadis Ciledug



Heboh Jin Botak yang Bisa Perkosa dan Bunuh Gadis Ciledug



Tangerang: Muhamad Rizki menjelaskan ada seorang pria bertubuh tegap dan kepala botak yang masuk ke rumahnya pada Minggu, 7 Juni 2015 sekitar pukul 15.30 WIB. Pria itu, ujarnya, yang membunuh adiknya, Putri Mariska Sakinah (13 tahun) dan melukai dirinya.

"Itu keterangan yang mengada-ada.  Tidak ada tubuh tegap dan kepala botak. Menurut saksi itu  adalah jin,"ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Tangerang, Ajun Komisaris Besar Sutarmo, Senin 22 Juni 2015.

Menurut Sutarmo, keterangan Rizki, 17 tahun, selalu berubah-ubah. Hingga penjelasan yang terakhir bahwa sosok tegap dan berkepala botak adalah jin. Oleh karena itu, polisi menyebut Rizki adalah calon kuat tersangka.

Tim dokter Rumah Sakit Polri Kramat Jati tempat Rizki saat ini dirawat, akan melakukan tes kejiwaan.  Tes ini untuk memastikan kondisi Rizki sehat secara jasmani dan rohani.

Kasus pembunuhan sadis itu terjadi di rumah herbal alami orang tua Rizki dan Putri di Kampung Dukuh, Sudimara, Ciledug, Tangerang.  Sore itu, warga dikejutkan teriakan Rizki yang keluar dari rumahnya dengan leher terluka.

Warga langsung membantu Rizki dan melarikan ke Rumah Sakit Sari Asih. Kemudian beberapa orang yang masuk ke dalam rumah mendapati Putri sudah tewas dengan tubuh telungkup di depan kamar mandi.
Terdapat luka tusukan pada tubuh Putri dan sperma di alat kelaminya.  Di rumah sakit Polri, Rizki menyebut pelaku adalah laki-laki bertubuh tegap dan berkepala botak biolo. Namun  tetangga tidak melihat ada seseorang yang keluar dari rumah Rizki yang terletak di perkampungan padat.

Baca : pelangsing biolo asli termurah


Sutarmo mengungkapkan, hasil penyelidikan sementara calon tersangka mengarah pada Rizki." Calon tersangka mengarah pada korban yang selamat,"katanya.

Kesimpulan sementara ini, berdasarkan hasil analisa di tempat kejadian perkara, analisa dokter, keterangan dari orang tua, lingkungan tempat tinggal. Juga didukung dengan barang bukti seperti pisau dapur yang digunakan untuk melukai para korban." Ini memang masih perlu pembuktian,"kata Sutarmo.

Polisi, ia melanjutkan, telah mengantongi hasil uji laboratorium meliputi barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara yaitu, darah, sidik jari, pakaian korban dan pisau dapur.

Untuk sperma yang ditemukan di tubuh Putri, menurut Sutarmo, cairan itu ditemukan di dalam vagina." Tapi tidak ada kerusakan pada selaput vagina korban,"kata Sutarmo.

Karena tes DNA sperma yang pertama tidak berhasil, menurut Sutarmo, saat ini dilakukan tes ulang." Kami tinggal menunggu hasil tes keluar," katanya.  Polisi belum menemukan motif dibalik pembunuhan sadis ini.

Sumber : Joniansyah / Tempo.Co

Senin, 22 Juni 2015

Pria tergemuk 412Kg akhirnya mati muda


Pria tergemuk 412Kg akhirnya mati muda



Kent -Pria tergemuk di Inggris, Carl Thompson, akhirnya meninggal  di rumahnya di kawasan Dover, Kent, Minggu pagi, 21 Juni 2015.  Kepolisian Kent telah mengkonfirmasi kematian ini. Ambulans, mobil polisi, dan pemadam kebakaran, tampak berada di depan rumahnya.

Carl yang baru berusia 33 tahun  kemungkinan terkena serangan jantung. Bahkan sebelumnya dokter telah memperingatkan  kepadanya bahwa ia bisa meninggal jika tidak menurunkan berat badan.

Lelaki yang tinggal di fat Dover itu telah menyadari apa yang terjadi  pada dirinya, Pada Mei lalu  Carl  pun telah berpesan kepada banyak orang  agar  menghindari   makanan instan agar tidak seperti dirinya.

Rumah Obat Alami jual biolo pelangsing.

Setiap hari Carl menghabiskan sekitar 10 ribu kalori. Ia  semakin membabi-buta  makan sejak ditinggalkan oleh ibunya pada 2012 sebagai pelampiasan atas kesedihannya. Carl memang amat dekat dengan ibunya.  Sejak itu pula ia hidup seorang diri di sebuah flat. Carl mengandalkan  santuan dari pemerintah untuk memenuhi hidupnya.

Karena tubuhnya yang amat gemuk, dengan berat 412 kilogram,  ia  tidak bisa berjalan atau  mandi sendiri.  Dalam tiga tahun terakhir, Carl  telah beberapa kali dirawat di RS akibat serangan jantung.

“Saya cuma mau menurunkan berat badan saya secara normal alami, bukan  dengan menjalani operasi pita lambung karena itu berbahaya,” ujar  Carl seperti ditulis Dailymail pada bulan lalu. Sebelum keinginan ini terwujud, rupanya ajal lebih dahulu menjemputnya.

Sumber : METRO | DAILYMAIL (Tempo.Co)

Sabtu, 20 Juni 2015

Apa yang dimaksud dengan controller level callbacks dalam Juknis DAK SD 2015


Apa yang dimaksud dengan controller level callbacks dalam Juknis DAK SD 2015


Bila kita membaca spesifikasi petunjuk teknis DAK Sekolah dasar 2015, kita akan menjumpai sebuah kalimat yang berbunyi "mempunyai fitur controller level callback" pada satu baris spesifikasinya. Oleh karena itu kami memcoba sedikit membahas mengeni istilah ini.

Controller level callbacks adalah sebuah istilah dalam pemrogramman web berbasis MVC (Model - View - Comtroller).

Biasanya, kemampuan ini dibutuhkan pada web site yang memberikan layanan game online untuk menangkap aktifitas yang dilakukan oleh perngguna sehingga server bisa memutuskan tindakan apa yang harus dilakukan, sederhananya seperti : memutar ulang, stop, menampilkan episode game lainnya, mencatat skor, dan lain-lain. Jadi bisa dikatakan bahwa controller level callbacks dalam pemrogramman MVC adalah kemampuan untuk menerima dan memanggil fungsi-fungsi dari sebuah objek media (biasanya berbentuk file SWF atau FLV) melalui controller.

Interaksi antara controller dengan media bersifat spesifik, jadi harus dibuatkan standar-standar jenis data dan tindakan yang harus dilakukan yang bersifat umum yang harus diikuti dan dipatuhi oleh semua media interaktif  yang akan ditampilkan agar server bisa menangkap dan mengeksekusi pesan yang diberikan.

Bagi programmer MVC, fitur ini adalah standar dan sudah ada pada framework yang digunakan. Framework CodeIgniter dan Angular misalnya, sudah menanamkan kemampuan ini dalam modul helper atau librarynya sehingga pemrogram tinggal memanfaatnkannya pada Controller yang dibuat.

Apabila server diberikan kemampuan untuk menerima upload berbagai media bukan yang dibuat oleh pengembang aplikasi server, maka penyediaan fasilitas ini adalah sia-sia karena pembuat media interaktif pembelajaran belum tentu menggunakan data yang sama atau malah tidak membutuhkan sama sekali fasilitas ini.

Dalam aplikasi pemrograman media pembelajaran atau konten pembelajaran interaktif perpustakaan digital fungsi ini bisa dikatakan tidak terlalu bermanfaat dan diperlukan karena interaksi antara pengguna dengan server lebih terbatas pada kebutuhan PLAY - STOP - dan RESUME.

Jadi menurut kami, penggunaan istilah controller level callbacks pada juknis simdik DAK Sekolah Dasar 2015 mungkin untuk membingungkan tetapi sekaligus blunder, alias kebodohan pembuat spesifikasi yang tidak mengerti istilah komputer sehingga memasukan dan mengakui fitur framework sebagai fitur perangkat lunak e-Content buatannya.

Jumat, 12 Juni 2015

Kejanggalan pengakuan pembunuh Angelina


Kejanggalan pengakuan pembunuh Angelina


JAKARTA -- Kuasa hukum pembunuh Angeline, Agus Tai Hamdamai, Hoposan Sihombing mengatakan adanya dugaan kejanggalan-kejanggalan dalam kasus tersebut akan diserahkan kepada penyidik dalam pemeriksaan tambahan.

Kamis, 11 Juni 2015

Persekongkolan sadis pembunuh angelina


Persekongkolan sadis pembunuhan Angelina

DENPASAR –  Jasad ANG, 8, siswa SDN 12 Sanur, anak cerdas yang hilang sejak 16 Mei lalu, ditemukan di liang kubur dekat kandang ayam, belakang rumahnya, Jalan Sedap Malam 26, Denpasar.
Tidak hanya ditemukan membusuk dalam kondisi penuh lebam dan empat jeratan di leher, ANG juga diduga sering diperkosa oleh pembantunya, Agustinus.

“Dari perkembangan sementara, didapati keterangan bahwa, mereka memang bersekongkol. Selama ini keterangan Agus tidak jelas karena dia merupakan pelaku. Dia yang menggali lubang. Dia yang mengikat leher korban hingga tewas, dan Margareth Ch Megawe (ibu angkat korban, Red) yang memasukkan korban ke lubang,”  ujar sumber kepolisian yang enggan namanya ditulis.

“Agus itu sangat kurang ajar. Di pengembangan, ternyata dia (Agus) kerap memperkosa korban. Ba***at dia,  tambah sumber tadi mengikuti keterangan penyidik.

Kata dia, pihaknya masih meminta keterangan Agus, dan beberapa orang lain termasuk Margareith Ch Megawe di Mapolresta Denpasar, kemarin.

“Agus sudah ditetapkan sebagai pelaku. Yvon (anak pertama Margareith, Red) sudah kami amankan barusan ini di rumahnya setelah pulang dari tempat kerja,”  kata sumber tersebut.

Terkait dengan motif, sumber Bali Express (Radar Bali Group), mengatakan bahwa, dugaan kuat karena masalah cemburu.  Diduga, dua orang kakak (angkat) tersangka Ivon (kakak pertama) dan Cristina (kakak kedua), yang menjadi otak dalam pembunuhan angelina.

“Karena mereka tidak mau korban mendapatkan harta dari almarhum suami Margareth Ch Megawe, yang memberikan korban 60 persen dari harta mereka. Karena itu, Margareth Ch Megawe pun terpaksa diam dan diduga tertekan batin,”  tambahnya.

Dugaan itu diperkuat dengan penggalangan dukungan yang dibuat fan page Find Angeline – Bali’s Missing Child, yang sebagian besar diduga diisi oleh Cristina (anak kedua Margareith, Red). Dalam fan page, itu adminnya mengunggah berbagai foto dan membuat alibi terkait hilangnya ANG.
Terkait dengan hal tersebut, Kapolresta Denpasar belum bisa dimintai keterangan karena sedang rapat bersama jajaran.  “Maaf, Mas kami sedang rapat,”  terangnya singkat saat ditelepon Bali Express malam kemarin.

Saat ini orang-orang yang diamankan polisi adalah Margareith (ibu angkat korban); Yvon (kakak angkat pertama), Christina (kakak angkat kedua); Dewa Ketut Raka (satpam); Agustinus Tae (pembantu), serta pasutri penghuni kos Susiana dan Rahmat.

Terungkapnya pembunuhan ANG salah satunya didapat dari kejanggalan yang diterima satpam Margareth Ch Megawe, Dewa Ketut Raka dari PT Patriot. Pasalnya, saat diminta oleh anak pemilik rumah yang bernama Christina untuk menjaga rumah, justru hanya disuruh jaga di bagian depan saja. Tidak boleh masuk ke dalam rumah. Hal tersebut membuat satpam tersebut curiga.

“Security diminta untuk jaga saja di depan. Namun, tidak diperbolehkan masuk. Hal itu membuat security pun bingung. Saat bertugas, dia bingung hanya berjaga di depan saja. Kalau ada apa-apa di dalam rumah pasti dia tanggung jawab. Saat itu lah baru kami dekati dia untuk mencari tahu,”  ujar petugas kepolisian, kepada Bali Express di rumah Margareith siang kemarin.

Dijelaskannya, satpam ini pun pusing. Di saat haus dan lapar tengah malam, dia terpaksa pergi mencari minum dan makan ke tempat yang jauh. Bahkan, kalau mau buang air besar dia terpaksa pergi ke sawah-sawah.

Karena itu lah dia mengeluh ke PT Patriot dan akhirnya, perusahaan berkoordinasi dengan Christina. Akhirnya, Christina pun mengizinkan buka pintu bagian timur untuk masuk jika ingin buang air besar.

“Kami minta tolong ke dia untuk mencari tahu keganjilan di dalam rumah tersebut. Selang beberapa hari, tidak sengaja ia masuk ke rumah tersebut dan mencari WC, dia melihat Margareith sedang berdiri dan memantau di kawasan lubang itu,”  ujar sumber yang enggan namanya dikorankan.

“Juga sempat mengambil beberapa daun pisang yang sudah kering lalu ditaruh baik-baik di atas lubang itu,”  tambahnya mengutip keterangan satpam ini.

Baca : pelangsing alami herbal ternyata biolo sudah terdaftar di BPOM

Karena menaruh curiga, kata dia, Raka pun memperhatikan baik-baik. Namun, saat itu Margareith melihat satpam tersebut dan kaget. Kemudian Margareith meninggalkan tempat itu sambil melarang Raka untuk masuk lagi.

“Dari sana lah mulai terungkap. Security ini langsung menceritakan keganjilan tersebut dan akhirnya kami beritahu ke atasan. Dan, ternyata benar. Setelah digeledah ditemukan jasad anak itu”,  kata sumber itu.

Setelah penemuan jasad ANG, polisi kemudian mengamankan beberapa orang untuk dimintai keterangan.  Kalau Margareith kami amankan di minimarket di kawasan Suwung,”  terangnya.
Keterangan sumber, terkait sekuriti tersebut membuat bos PT Patriot, DAK SD 2015, Benediktus saat dijumpai di TKP siang kemarin hanya membenarkan terkait permintaan Christina bahwa membutuhkan security.  “Itu anak buah saya. Saya ke sini karena anak buah saya juga diamankan polisi. Namun, koordinasi sementara dia hanya berstatus saksi. Dan, akan dipulangkan,”  papar pria ini.

Lanjutnya, PT Patriot tersebut ditelepon oleh orang yang bernama Christina untuk menjaga rumahnya. Setelah mendapatkan telepon itu, dua anggotanya diberi orientasi yakni Dewa (masuk pagi) dan Yosep (masuk malam). Waktu didatangi untuk orientasi di TKP mengecak halaman luar dan halaman dalam, Christina meminta untuk jaga saja di luar.

“Pada tanggal 4 (Juni) lalu, mereka mulai kerja. Benar, mereka mengeluh tidak ada toilet. Jadi, kami telepon ke Christina dan diizinkan masuk. Terkait apa anak buah saya yang membocorkan hal tersebut sampai terungkap, saya sendiri tidak tahu. Bahkan, dari PT Patriot pun tidak mengetahui permasalahan yang sedang ada di rumah tersebut,”  terangnya yang singkat.

Sementara itu, Kapolsek Denpasar Timur Kompol Redastra yang dikonfirmasi terkait kronologi pengungkapan, ia hanya menjelaskan bahwa, Polda Bali dan polresta yang mengetahui persis.  “Sabar, ya. Nanti kami akan kabari jika semua ini sudah jelas,”  singkatnya.

Sumber : jpnn